Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi, Pengarang Kitab Simtudduror

Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi, Pengarang Kitab Simtudduror

Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi adalah seorang ulama asal yaman yang kebesaran namanya sangatlah masyhur di kalangan umat muslim.

Habib Ali lahir di desa Qosam pada hari jum’at, 24 syawal 1259 H / 1839 M; dan diberi nama Ali oleh Al-Allamah Sayyid Abdullah bin Husein bin Tohir untuk mengambil berkah dari Sayidina Ali Kholi’ Qosam. Ibunda beliau, Sayidah Alawiyah binti Husein bin Ahmad Al Hadi Al Jufri ( lahir tahun 1240 H ), berasal dari kota Syibam, adalah seorang yang sangat gemar mengajar dan berdakwah, yang memiliki banyak karomah. Ayahanda beliau, Habib Muhammad bin Husein Al Habsyi (lahir, 18 jumadil akhir 1213 H) adalah Mufti Haramain di masanya.

Beliau adalah salah satu ulama asal negeri Yaman yang nama beliau sangat dekat kita di Indonesia, itu berkat Kitab Maulid yang beliau karang yakni Kitab Simtudduror. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan kasih sayang nya.

Salah satu keturunan beliau yang terkenal di negeri kita dan menjadi ulama yang sangat terkenal dengan keluasan nya antara lain Habib Anis Al habsyi, semoga Allah merahmati beliau.

Kitab Maulid Alhabsyi atau Kitab Simtudduror.

Saat kita membicarakan Habib Ali Al Habsyi rasanya belum lengkap jika kita mengabaikan salah satu maha karya beliau yang mungkin kita semua mengetahuinya. Yakni Kitab Maulid Al habsyi, atau Kitab Simtudduror. Orang biasanya menyebutkan Kitab Maulid Al Habsyi untuk menisbahkan kepada pengarangnya.

Salah satu ulama terkemuka yang mempopulerkan Simtudduror di Indonesia salah satunya adalah Tuan Guru Sekumpul atau K.H Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al Banjari. Tuan Guru Sekumpul sendiri adalah seorang ulama kharismatik yang memiliki ratusan ribu murid dan juga sahabat dari cucu pengarang Kitab Simtudduror yakni Al Habib Anis Al Habsyi.

Hingga saat ini pembacaan Kitab Simtudduror sendiri menggema di hampir seluruh pelusuk negeri, di iringi dengan irama hadrah banjari yang cukup sangat populer, bukan hanya dikalangan santri namun juga kalangan umum.

Nasab Keturunan Habib Ali Al Habsyi Pengarang Simtudduror.

‘Alî bin Muhammad bin Husein bin ‘Abdullâh bin Syeikh bin ‘Abdullâh bin Muhammad bin Husein bin Ahmad Shâhib asy-Syi’b bin Muhammad Asghar bin ‘Alwî bin Abû Bakar al-Habsyî bin ‘Alî bin Ahmad bin Muhammad ‘Asadullâh bin Hasan at-Turabî bin ‘Alî bin al-Faqîh al-Muqaddam Muhammad bin ‘Alî bin Muhammad Sâhib Mirbath bin ‘Alî Khali’ Qasam bin ‘Alwî bin Muhammad bin ‘Alwî bin ‘Ubaidillâh bin al-Muhâjir Ahmad bin ‘Îsâ bin Muhammad Nagîb bin ‘Alî al-‘Uraidhî bin Ja’fâr as-Shâdiq bin Muhammad al-Bâqir bin ‘Alî Zainal ‘Âbidîn bin Husein bin Fâthimah az-Zahrâ binti Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam bin ‘Abdillâh.

Beliau adalah seorang habib atau sayyid dzuriyat Rasulullah SAW yang sangat alim dan wara’. Ketika Habib Ali berusia 7 tahun, ayahandanya hijrah ke Mekah bersama tiga anaknya yang telah dewasa; Abdullah, Ahmad dan Husein. Suatu hijrah yang abadi ke Mekah, demi mematuhi keinginan Syeikh Fath beliau, Al-Allamah Habib Abdullah bin Husein bin Tohir.

Namun pada umur 7 tahun beliau kembali pindah bersama ibu beliau ke Seiwun sesuai perintah Habib Umar bi Hasan bin Abdullah Al Haddad untuk memperdalam berbagai macam disiplim ilmu agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *