Algoritma Google BERT Oktober 2019

Algoritma Google BERT

Algoritma Google sudah menjadi maklum di kalangan praktisi SEO dan dunia marketing online. Google sudah sejak lama terus melakukan perubahan-perubahan dengan mesin pencarian konten mereka. Entah sudah berapa kali mereka meluncurkan algoritma baru dan melakukan perubahan. Update atau perubahan algoritma biasa menjadi sesuatu yang akan sangat diwaspadai oleh para praktisi SEO dan pengembang website.

Terbaru yang sedang ramai diperbincangkan oleh kalangan praktisi dan pegiat halaman blog adalah algoritma BERT yang diluncurkan Oktober 2019 kemarin. Dengan hadirnya algoritma baru ini, berbagai spekulasi dan opini banyak bertebaran di dunia maya. Tentang apa itu BERT, bagaimana cara kerjanya, serta apa dampaknya dengan sejumlah halaman-halaman blog.

Sebenarnya sudah lama juga saya tidak membagikan tulisan tentang perkembangan SEO berdasarkan sudut pandang saya. Khususnya pada halaman blog ini, yang memang baru tahun 2019 ini saya kembangkan sebagai halaman blog pribadi dan juga assessment sejumlah projeck percobaan saya.

Apa Itu Algoritma BERT?

BERT atau Bidirectional Encoder Representations from Transformers adalah sebuah teknik open source yang dikembangkan oleh Google berbasis jaringan neural untuk pelatihan awal natural language processing (NLP).

Apa Itu NLP?

NLP atau Natural Language Processing adalah subbidang linguistik, ilmu komputer, teknik informasi, dan sebuah kecerdasan buatan terkait interaksi komputer dengan bahasa alami atau bahasa manusia. Khususnya cara memprogram komputer agar mampu memproses dan melakukan analisa bahasa alami dari manusia.

Mengutip dari laman okezone. Danny Sulliva mengungkapkan bahwa mesin pencarian Google melalui BERT akan semakin mempermudah para penggunanya melakukan pencarian berdasarkan apa yang mereka inginkan.

“Kami selalu berusaha meningkatkan mesin pencari kami, Anda tahu, dunia yang berubah untuk mengubah informasi yang ada di luar sana berubah dengan sebaliknya mengakses informasi,” kata Danny di Kantor Google Indonesia, Selasa (29/10/2019).

Untuk memahamai bagaimana cara kerja BERT ini sebenarnya ada baiknya kita membahas tentang NLP karena dalam keterangan nya BERT berbasis jaringan neural untuk pelatihan awal NLP. Apakah Google akan menciptakan mesin pencarian nya berbasis NLP? Lalu apa itu NLP?.

Dalam beberapa laporan saya tentang perkembangan algoritma milik Google, sebenarnya sudah pernah saya tulis tapi entah dimana. Saya lupa menulis pada laman mana?. Dalam analisa saya, saya memperkiraan bahwa suatu saat Google akan melakukan pendekatan berdasarkan cara kerja otak manusia dalam mengembangkan mesin pencarian mereka. Dan sangat mungkin akan menerapkan language semantic. Sehingga Google bukan hanya menggunakan kata dalam mesin pencarian nya namun juga makna.

Mungkin tidak terlalu jauh dari perkiraan awal saya. Dalam perkiraan awal saya Google akan mengembangkan sebuah mesin pencarian di mana saat kita menulis serangkaian kata atau kalimat, maka Google akan menterjemahkan nya dalam bentuk analisa apa makna/maksud yang dikehendaki oleh penggunanya. Jadi Google memprogram bagaimana agar bisa memahami kalimat yang ditulis oleh penggunanya namun tidak sebatas kata yang di tulis melainkan makna yang dimaksud.

Ini sama seperti kinerja otak manusia saat melakukan interaksi. Manusia mendengar dan otak manusia menterjemahkan sehingga mampu menyimpulkan maksudnya. Sehingga walau bahasa yang digunakan berbagai macam bahkan hingga bahasa isyarat atau bahasa yang tidak lazim, namun manusia tetap mampu memaknai maksud yang di tuju secara akurat.

Sehingga kedepannya Google mampu memberikan sebuah konten berdasarkan apa yang dimaksud, bukan lagi sekedar apa yang di tulis. Jika kita perhatikan dengan meluncurkan algoritma BERT sepertinya Google memang mengarahkan ke arah sana. Walau ini hanya sebatas opini pribadi saya, namun bisa digunakan acuan bagi praktisi SEO dan pengembang website dalam mengoptimasikan laman website. Agar bisa selaras dengan perkembangan mesin pencarian tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *