Tanda-tanda Kiamat yang Pasti Akan Terjadi

Tanda-tanda Kiamat yang Pasti Akan Terjadi

Kiamat yang kita maksud adalah sebuah hari dimana huru-hara terbesar menimpa dunia dan seisinya. Bukan hanya bumi tempat kita perpijak, namun juga langit yang biasanya hanya bisa kita lihat dari kejauhan.

Kiamat adalah sebuah kenyataan yang pasti akan terjadi, bahkan bagi umat Islam beriman dengan akhir menjadi satu dari beberapa rukun-rukun iman. Kiamat menjadi sebuah kepastian yang sudah dijanjikan oleh tuhan pencipta alam semesta, walau kita belum dan semoga tidak menjumpainya namun kabar akan kedatangannya sudah diberitakan oleh para nabi-nabi dari agama samawi sejak jaman dahulu kala.

Kata Kiamat sendiri sebenarnya berasal dari bahasa arab yang arti berdiri/bangkit. Hari Kiamat di ambil dari bahasa arab yakni ” Yaumal Qiyamah ” hari kebangkitan. Dimana umat manusia dibangkitkan kembali di alam akhirat untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatannya selama di dunia.

Sementara Hari Kiamat dalam tutur bahasa kita bermakna hari berakhirnya alam semesta, yang dalam bahasa terminologi agama Islam disebut “As-Saa’ah“.

Kiamat Kubra dan Kiamat Sugra.

Kiamat sugra adalah sebuah kejadian yang terjadi disekitar kita seperti kematian, bencana alam yang menyebabkan melayangnya banyak nyawa manusia. Atau kejadian-kejadian dahsyat yang mungkin sudah kita temui.

Sementara Kiamat kubra sebagaimana sudah kita sebutkan di atas, adalah sebuah kejadian terbesar bagi umat manusia dan makhluk lainnya. Dimana ini menjadi kehancuran alam semesta. Bukan hanya dari kalangan manusia, tapi juga binatang, tumbuhan, hingga benda-benda alam semesta seperti bumi dan bintang-bintang.

Pada saat itu menjadi huru-hara terbesar yang di alami alam semesta. Bahkan jika kita mendengar ceritanya saja bulu roma kita seolah berdiri, dimana gunung-gung berterbangan, manusia berhamburan menjadi bangkai yang tidak berharga lagi.

Tanda-tanda Kiamat Kubra.

Namun hari itu tidak akan datang sebelum tanda-tandanya terjadi. Rasulullah SAW sendiri mengkabarkan kepada para sahabat-sahabatnya akan 10 tanda kiamat tersebut. Sebagaimana sabdanya:

عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ الْغِفَارِيِّ قَالَ اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ مَا تَذَاكَرُونَ قَالُوا نَذْكُرُ السَّاعَةَ قَالَ إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُولَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَأَجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَثَلَاثَةَ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنْ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ

Artinya, “Dari Hudzaifah bin Asid Al-Ghifari berkata, Rasulullah SAW menghampiri kami saat kami tengah membicarakan sesuatu. Ia bertanya, ‘Apa yang kalian bicarakan?’ Kami menjawab, ‘Kami membicarakan kiamat.’ Ia bersabda, ‘Kiamat tidaklah terjadi sehingga kalian melihat sepuluh tanda-tanda sebelumnya.’ Rasulullah menyebut kabut, Dajjal, binatang (ad-dābbah), terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam AS, Ya’juj dan Ma’juj, tiga gerhana; gerhana di timur, gerhana di barat dan gerhana di jazirah Arab dan yang terakhir adalah api muncul dari Yaman menggiring manusia menuju tempat perkumpulan mereka,”

(Lihat Abul Husain Muslim bin Hajjaj bin Muslim An-Naisaburi, Al-Jāmi’us Ṣaḥīḥ, [Beirut, Dārul Afaq Al-Jadidah: tanpa tahun], juz VIII, halaman 178).

Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa Kiamat tidak akan terjadi sebelum datangnya 10 tanda. Di antaranya:

  • (Dukhan) Kabut yang menyelimuti dunia.
  • Dajjal. Munculnya Dajjal yang mengajak orang dalam kesesatan.
  • Ad-dabbah. Sejenis binatang yang memakan apa saja hingga manusia kala itu akan kelaparan karena kehabisan pangan.
  • Terbitnya matahari dari barat.
  • Turunnya kembali Nabi Isa bin Maryam AS.
  • Ya’juj dan Ma’juj.
  • Gerhana di timur.
  • Gerhana di Barat.
  • Gerhana di Jazirah Arab.
  • Dan munculnya api dari yaman.

10 tanda tersebut pasti akan terjadi, dimana salah satunya bumi akan diselimuti dengan kabut yang tebal, terjadinya gelap seluruh dunia karena adanya gerhana serentak dimana-mana.

Namun Nabi Muhammad SAW tidak menyebutkan kapan tanda-tanda tersebut akan terjadi. Hingga bisa saja salah satunya sudah terjadi atau bisa juga akan terjadi dikemudian hari. Misalkan saja kabut Dukhan, kabut yang mana? bisa saja kabut tersebut sebenarnya sudah terjadi dimasa lalu. Wallahu A’lam, bahkan Nabi sendiri tidak tahu kapan Kiamat akan tiba, karena perkara tersebut menjadi rahasia ilahi.

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّي ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ۚ

Artinya, “Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat, ‘Bilakah terjadinya?’ Katakanlah, ‘Sungguh pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku. Tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia.’”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *