Apa yang dicari orang di internet?

Jaringan Internet

Kalau kita membicarakan internet dan penggunaan nya untuk jaman sekarang rasanya nampak sangat menakjubkan. Siapa sangka jika penggunaan internet sangat pesat dibandingkan 10 tahun yang lalu. 10 tahun yang lalu orang mungkin masih menerka dan menebak-nebak penggunaan internet dalam bentuk analisa, tesis, atau apalah namanya saya juga kurang tahu. Intinya internet seperti sesuatu hal baru yang perlu di kaji penggunaan nya. Siapa penggunanya, berapa banyak orang menggunakan nya, dan apa dampaknya. Sekarang internet seperti permen 500 perak yang tersebar merata, bukan hanya di kota namun juga di sejumlah desa-desa non jauh dari benak kita.

Bukan hanya orang dewasa, namun anak-anak usia dini juga. Lalu sebenarnya apa yang mereka cari di internet? Sehingga seolah mereka tidak mampu lepas dari jeratan jaringan internet. Konon katanya pengguna internet di Indonesia meningkat di tahun 2018 silam. APJII atau Asosiasi Penyedia Jaringan Internet Indonesia mengatakan pertumbuhan nya lebih 10persen. Sebanyak 171.17 juta jiwa dari 264 penduduk Indonesia atau 64.8 persen terhubung dengan internet. Bukan kah itu angka yang lumayan dan wow.

Walau itu hanya berdasarkan penelitian sementara pada tahun tersebut, namun cukup masuk akal juga. Orang menggunakan internet dengan berbagai cara dan kebutuhan. Orang terhubung antar satu sama lain dengan menggunakan layanan chat dan pesan online. Jika 10 tahun lalu masih menggunakan telpon dan sms, untuk jaman sekarang jika bukan chat dan pesan online maka video call. Sehingga sangat masuk akal jika lebih 50 persen orang menggunakan internet.

Jika kita perhatikan orang terhubung dengan internet karena banyak alasan. Sebagian karena kebutuhan, sebagian lagi karena pemanfaatan, dan sebagian lagi karena ketagihan dan jadi korban.

Mencari Informasi Melalui Jaringan Internet.

Mencari Informasi Melalui Jaringan Internet.

Sebagian pengguna internet karena kemudahan sehingga dimanfaatkan. Semisal: membaca berita, mencari informasi, membaca artikel, dll. Jika 10 tahunan yang lalu koran, majalah, surat kabar, dan sejenisnya masih mendominasi sumber informasi maka dengan kehadiran internet orang mulai beralih online dengan pemanfaatan jaringan internet.

Dengan internet sebuah informasi kejadian bisa disebarkan atau tersebar dengan sangat cepat. Orang kalau mau tahu tentang sesuatu tinggal tanya Google saja. Mau rangkuman sejumlah pelajaran, maka internet menyediakan nya. Bagus sih misalkan jika digunakan untuk hal yang manfaat seperti itu. Namun sayangnya untuk lihat video dewasa juga orang enggak perlu beli kaset CD lagi. Cukup dengan internet semua informasi hitam dan putih menjadi satu.

Orang Mulai Melakukan Banyak Pekerjaan Melalui Internet.

Orang Mulai Melakukan Banyak Pekerjaan Melalui Internet

Menghubungi rekan binis tinggal video call. Mau beli dan pesan barang untuk jualan juga bisa dilakukan online. Kalau jasa ojek ya jangan tanya lagi, sejumlah jasa lainnya juga banyak kita dapati di internet. Yang terbaru kerja dengan sistem remote maksudnya kerja melalui jarak jauh juga mulai ramai dilakukan. Kita di Papua sementara kantor dan pekerjaan kita di Jakarta, maka tidak mesti harus terbang ke Jakarta untuk menyelesaikan nya.

Perkembangan yang luar biasa. Hayo… siapa yang sangka jika saya, dan anda yang membaca ulasan saya ini akan berjumpa dengan jaman secanggih sekarang ini. 10 tahunan yang lalu saya masih main acak nomor telepon, kalau cewek di ajak kenalan tapi kalau cowok maka abaikan saja. Sekarang, sampai detail orangnya bisa kita temukan di internet melalui jejaring media sosial.

Korban Internet.

Tapi ada juga yang jadi korban. Melakukan browsing konten negatif, sibuk bermain gadget dan game online hingga lupa waktu. Apa namanya? Kalau bukan jadi korban internet. Ya! Mungkin alasan nya untuk mencari hiburan, tapi kalau berlebihan hingga ketagihan. Itu bukan lagi hiburan, melainkan korban.

Jadi Apa yang Mereka Cari?

Kesimpulan saya sederhana, yang mereka cari kemudahan. Internet memang menawarkan kemudian menjelajahi dunia seolah tanpa batas. Para pencari informasi merasa mudah menggunakan internet melalui smart phone yang mereka gunakan. Begitu juga pebisnis dan mereka yang memanfaatkan internet sebagai lahan usaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *